Warga masih mengungsi pascagempa di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sejumlah warga masih mengungsi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi melanda beberapa daerah. Mereka mengatur diri sendiri dengan menyiapkan tenda untuk tempat tinggal sementara. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu, 22 Agustus 2026, jumlah pengungsi mencapai 150.576 orang. Dari jumlah tersebut, 34.256 orang berada di Kabupaten Nagekeo, yang merupakan salah satu daerah paling terdampak. Banyak warga enggan kembali ke rumah karena masih terjadi gempa bumi susulan yang mengkhawatirkan. Situasi ini menimbulkan kebutuhan mendesak akan bantuan hunian layak, makanan, dan layanan kesehatan untuk para pengungsi. Pemerintah dan lembaga terkait diharapkan segera menyalurkan bantuan yang dibutuhkan agar kondisi pengungsi dapat dikelola dengan aman dan terukur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 06.24
Hari Kedelapan Pascagempa NTT, 53.971 Rumah Tercatat Rusak
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 22.00
Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Skemanya
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.00
Update Gempa NTT: 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 18.52
BNPB Catat 5.012 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Berita terkait
Update Korban Gempa NTT: 87 Orang Meninggal Dunia, 1.298 Luka-luka
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 17.18
Update Korban Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Mengungsi
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 17.14
Pengungsi Gempa NTT Capai 150.576 Jiwa, 5.012 Gempa Susulan Terjadi
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 17.05
Kepala BNPB Akui Banyak Kekurangan Penanganan Korban Gempa NTT
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.47