Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Warga Padarincang: Proyek Berhenti, Penolakan Geothermal Tidak Berakhir

Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Desa Batukuwung, Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, telah berhenti dan area lokasi kini ditinggalkan, dengan alat berat tidak terlihat dan lokasi sempat ditelan rumput. Namun, penolakan warga, termasuk Yahdi yang bergantung pada pertanian, tetap kuat terhadap proyek yang dianggap berpotensi merusak ekosistem Gunung Parakasak dan sumber air. Konflik ini berlangsung sejak 2015, ketika warga mulai mengikuti rencana pengembangan panas bumi di wilayahnya. Pada 2018, sekitar 2 hektare hutan di Gunung Prakasak dibabat, dan dua wellpad serta kolam air dibangun oleh PT SBG untuk eksplorasi, meski rencana pengeboran 10 titik tidak dilanjutkan hingga kini. Aktivitas terakhir terlihat pada masa pandemi, setelahnya proyek tidak memperlihatkan perkembangan signifikan. Warga tetap menolak hingga kini, khawatir dampaknya pada kehidupan dan lingkungan, terutama setelah longsor menyapu bersih dua rumah di Kampung Cikoneng dan Kampung Begog. Yahdi menegaskan bahwa konflik akan berkelanjutan jika pemerintah tidak mempertimbangkan kondisi sosial dan geografis wilayah sebelum melanjutkan proyek. Meski tidak ada aktivitas terkini, warga tidak yakin proyek benar-benar berakhir, mengingat target nasional pengembangan energi panas bumi hingga 17,6 GW pada 2050.

Berita terkait