Pemerintah Percepat Lelang 14 Lokasi Panas Bumi, Tak Lagi Tunggu 10 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mempercepat lelang 14 lokasi panas bumi yang sebelumnya direncanakan hingga 10 tahun ke depan. Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, mengumumkan percepatan ini di IICC Jakarta pada 20 Agustus 2026. Proyek ini menargetkan kebutuhan listrik beban dasar di Sumatera dan Sulawesi yang menjadi kritis. Dari 14 lokasi, 5 adalah Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) utama: Danau Ranau (40 MW), Hamiding (50 MW), Songgoriti (40 MW), Oka Ile Ange (10 MW), dan Gunung Sirung (5 MW) dengan total kapasitas 145 MW. Sembilan lokasi lainnya termasuk tujuh Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (WPSPE) yang memiliki potensi sumber daya sekitar 321 MW dengan cadangan 247 MW. Percepatan diharapkan mempercepat investasi sebesar US$2,2 miliar dan menambah pasokan listrik terbarukan. Pemerintah juga mendorong partisipasi pelaku lokal melalui sistem Genesis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.09
Geothermal RI Terbesar di Dunia, tapi Implementasi di Bawah AS
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.00
100 Tahun Uap Panas Bumi Masih Mengalir, Bisa Jadi Saingan Batu Bara
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.00
Kementerian ESDM Catat PNBP Panas Bumi Capai Rp 2,45 T per Agustus 2026
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Kementerian ESDM Segera Lelang 14 Blok Panas Bumi, Lebih Cepat dari RUPTL
Berita terkait
ESDM Ultimatum Proyek Panas Bumi Mangkrak, Izin Bisa Dicabut Jika Tak Bergerak
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.00
Bahlil Desak Pengusaha Percepat Pengembangan PLTP, Konsesi Jangan Mangkrak
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.06
Video:Bos PGE dan Strategi Manfaatkan Potensi 40% Panas Bumi Dunia di RI
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Airlangga Ungkap Potensi Investasi Jerman di RI, Ini Sektornya
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.19