ESDM Ultimatum Proyek Panas Bumi Mangkrak, Izin Bisa Dicabut Jika Tak Bergerak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menyoroti proyek panas bumi yang lambat bergerak dan memberikan ultimatum: izin bisa dicabut jika tidak ada komitmen investasi. Direktur Jenderal EBTKE Eniya Listiani Dewi menyatakan bahwa proyek yang hanya menghambat pengembangan energi bersineril dapat dihentikan sementara. Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 24 GW, namun hanya 2,4 GW yang beroperasi. Pemerintah membuka lima WKP dan tujuh PSPE dengan kapasitas 392 MW serta potensi investasi 2,2 miliar dolar AS untuk mempercepat pengembangan energi bersih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Kementerian ESDM Segera Lelang 14 Blok Panas Bumi, Lebih Cepat dari RUPTL
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.00
Kementerian ESDM Catat PNBP Panas Bumi Capai Rp 2,45 T per Agustus 2026
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 14.31
PLN IP Teken LoI dengan PGE, Beli Listrik dari Proyek Panas Bumi 45 MW
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.15
Panas Bumi Eksisting Bakal Disulap Jadi Tambahan 45 MW Listrik
Berita terkait
Bahlil Klaim Listrik RI Lebih Kompetitif, Ini Perbandingannya di ASEAN
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.00
70% Listrik RI Bakal dari EBT, Butuh Duit Sekitar Rp2.700 Triliun
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.20
Pemerintah Percepat Lelang 14 Lokasi Panas Bumi, Tak Lagi Tunggu 10 Tahun
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 14.17
Data Center Sedot Banyak Air dan Energi, Ini Tanggapan Wamen ESDM
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.00