Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Warisan Jeffrey Epstein Digugat Lagi, Korban Tuntut Pelacakan Konten Asusila Anak

Keluarga korban mendesak pembentukan program khusus untuk mengidentifikasi dan memberi tahu seluruh individu yang gambarnya pernah masuk secara ilegal ke dalam koleksi Jeffrey Epstein. Gugatan baru diajukan dua perempuan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York terhadap mantan pengacara dan akuntan Epstein, Darren Indyke dan Richard Kahn, sebagai eksekutor bersama aset peninggalan. Para penggugat membeberkan Epstein menyimpan materi kekerasan dan eksploitasi seksual anak (CSAM) selama lebih dari dua dekade, termasuk foto-foto telanjang yang diambil saat mereka masih di bawah umur.

Penggugat pertama, yang disamarkan dengan nama 'Jane Doe', mengaku baru berusia sekitar 12 tahun ketika foto-foto dirinya diambil tanpa hak oleh Epstein. Foto-foto tersebut kemudian dibawa lintas batas negara bagian dan disimpan dalam koleksi Epstein. Laporan kejahatan tersebut dilaporkan kepada pihak penegak hukum pada masa itu, namun tidak ada tindakan nyata yang diambil untuk menyelidiki atau memproses laporan tersebut.

Penggugat kedua, yang menggunakan nama samaran 'Amy', menyatakan foto-foto dirinya yang menjadi bagian dari jaringan distribusi materi asusila anak sejak akhir 1990-an diduga kuat berada di dalam koleksi yang disita dari properti Epstein. Dokumen gugatan membeberkan sejak tahun 1990-an, Epstein menyimpan 'buku pemodelan' berisi foto-foto asusila anak di dalam brankas terkunci di kediamannya di New York. Di tahun 2000-an, ia diduga memerintahkan asistennya untuk memotret anak-anak secara tak senonoh, membayar mereka, dan menggunakan foto-foto itu untuk kepuasan seksual pribadi maupun pihak lain.

Berita terkait