Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Wartsila Soroti Fleksibilitas Jaringan Listrik Untuk Mempercepat Energi Terbarukan

Wartsila menekankan pentingnya fleksibilitas jaringan listrik untuk mendukung integrasi energi terbarukan di Indonesia. Berdasarkan RUPTL 2025-2034, Indonesia berencana menambah kapasitas pembangkit listrik sebesar 69,5 GW, termasuk 42,6 GW energi terbarukan dan 10,3 GW gas baru. Dengan meningkatnya kontribusi surya dan angin, sistem listrik perlu menyeimbangkan pasokan variabel dengan kebutuhan industri dan digitalisasi.

Ossi Ylinen, Managing Director PT Wartsila Indonesia, menyatakan bahwa ketahanan energi membutuhkan sistem yang mampu beradaptasi. Indonesia memiliki potensi besar untuk memperluas energi terbarukan sambil mendukung pertumbuhan ekonomi. Pembangkit berbasis mesin dengan start-up cepat diperlukan untuk menjaga keandalan pasokan saat mengintegrasikan lebih banyak energi bersih.

Geografi kepulauhan Indonesia menambah kompleksitas sistem kelistrikan, dari interkoneksi besar hingga sistem terpencil di pulau kecil. Oleh karena itu, solusi fleksibel dan terukur skala menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan energi masa depan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait