Waspada Dampak Abu Vulkanik Pascaerupsi, Ini Penjelasan Pakar PAPDI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden menyuruh alokasi anggaran mitigasi bencana untuk abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menyebar ke Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu. Abu mengandung partikel PM10/PM2.5 berukuran halus dengan silika, berbahaya bagi paru. Risiko paparan tetap ada selama abu menumpuk di tanah, atap, atau jalan hingga dibersihkan atau hujan turun. Penderita asma, PPOK, bronkitis kronik, dan lansia perlu memperbarui vaksin influenza dan pneumokokus serta gunakan masker N95/KN95/FFP2 dengan segel rapat. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tersedia di Jabodetabek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 09.15
Wagub Lampung Ungkap 2.416 Kasus ISPA Imbas Paparan Abu Anak Krakatau
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 10.59
Dokter: Waspadai dampak abu vulkanik meski erupsi telah usai
Detik.com · 8 September 2026 pukul 07.46
ISPA di Lampung Naik Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Terkini Ada 76 Kasus
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.00
Abu Anak Krakatau Bikin Masker Langka, Pramono: Jangan Mainkan Harga
Berita terkait
Panduan Perawatan Kendaraan Komersial Terdampak Abu Vulkanik
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.01
Antisipasi Dampak Gunung Anak Krakatau, Pemkot Sukabumi masih Berlakukan Pembelajaran Daring
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.37
Tanggap Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau, Baznas Bagikan Masker untuk Warga
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 15.55
Sebaran Abu Vulkanik, Kegiatan Belajar Siswa di Kota Bandung dan Cimahi Masih Normal
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 12.32