Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Yusril Dorong Sintesis Pemikiran Natsir dan Habibie Menuju Indonesia 2045

Menteri Yusril Ihza Mahendra dalam BJ Habibie Memorial Lecture Ke-5 menyampaikan bahwa pembangunan Indonesia memerlukan sintesis antara pemikiran Mohammad Natsir tentang etika peradaban dan Bacharuddin Jusuf Habibie tentang kedaulatan kemampuan. Natsir menekankan orientasi moral, keadilan, dan musyawarah dalam pengelolaan kekuasaan, sementara Habibie fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri mandiri. Yusril menyebut lima agenda pokok menuju Indonesia 2045: memperkuat IPTEK, kebijakan industri berbasis kemampuan lokal, menjaga demokrasi, internalisasi Pancasila, dan adaptasi hukum terhadap teknologi. Industri pengolahan saat ini menopang suplus perdagangan Indonesia hingga Juli 2026.

Berita terkait