Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Zulhas Bongkar Penyebab Beras RI Mahal, di Vietnam Cuma Butuh Rp3.800

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti kesenjangan biaya produksi beras Indonesia yang jauh lebih tinggi dibanding negara tetangga. Untuk 1 kilogram beras, Vietnam hanya membutuhkan biaya Rp3.800, sementara Indonesia mencapai Rp12.000. Hal yang sama terjadi pada komoditas tebu, di mana Indonesia menghabiskan Rp14.000 per kg dibanding India dan Brazil yang hanya sekitar Rp4.000.

Zulhas menjelaskan tingginya ongkos produksi ini disebabkan oleh rendahnya produktivitas pertanian akibat minimnya penerapan teknologi, penggunaan varietas unggul, dan pengelolaan lahan yang belum optimal. Selain itu, hampir seluruh bibit tanaman pangan di Indonesia masih bergantung pada impor dan hanya dapat digunakan untuk satu kali penanaman.

Menurut Zulhas, Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar untuk mengembangkan varietas sendiri melalui kemamparan riset perguruan tinggi seperti ITB dan IPB. Namun, ketergantungan pada impor bibit dan biaya produksi yang tinggi ini berdampak pada harga pangan yang tidak terjangkau serta masalah gizi, seperti kasus stunting di daerah seperti Maumere, NTT. Zulhas juga menekankan bahwa meskipun pendapatan per kapita Indonesia (di bawah US$5.000) masih lebih rendah dibanding Thailand (US$8.000), rakyat Indonesia harus membayar lebih mahal untuk kebutuhan pangan.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait