Zulhas Ungkap Alasan Proyek PSEL Diminati: Ada Potensi Perdagangan Karbon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) diminati investor karena potensi perdagangan karbon sebagai sumber nilai ekonomi tambahan. PSEL tidak hanya mengatasi masalah sampah, tetapi juga memanfaatkan skema perdagangan karbon serta Power Purchase Agreement (PPA) PLN dengan masa berlaku 30 tahun. Proyek ini menarik perhatian multinasional karena kepastian pendapatan jangka panjang. Pemerintah menyederhanakan regulasi melalui Perpres Nomor 109/2025 untuk mempercepat izin PSEL, yang sebelumnya memerlukan approval berlapis dari bupati, wali kota, gubernur, DPRD, ESDM, Lingkungan, dan Keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.45
Bekasi Bangun Pengolahan Sampah Jadi Listrik (PSEL), Ini Pengembangnya
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 15.31
PLN Bangun Gardu Hubung Spesial, Listrik dari PSEL Bekasi Langsung Disalurkan ke Warga
Berita terkait
Proyek PSEL di Yogyakarta Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.30
TNI AD Siap Dukung Pengolahan Sampah Menjadi Sumber Energi Alternatif
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 15.15
PSEL Kota Bekasi Mulai Dibangun, Danantara Targetkan Rampung Akhir 2027
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 14.55
Perizinan PSEL Dipangkas, Pemerintah Targetkan Pembangunan 15 Proyek Sampah Jadi Listrik
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.45