1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, Sikap Tegas Kepala BGN Diapresiasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengambil langkah tegas dalam membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN menutup sementara 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Selain itu, sebanyak 1.653 satuan pendidikan dihapus dari daftar penerima manfaat setelah dilakukan pemutakhiran data.
Langkah evaluasi ini mendapat apresiasi dari akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Isthifa Kemal. Penertiban ini dinilai penting untuk memastikan keamanan pangan dan kualitas gizi bagi generasi muda, bukan sekadar mengejar target kuantitas. Pengawasan ketat dari hulu ke hilir diharapkan dapat memperkuat kredibilitas, efektivitas, dan keberlanjutan program strategis nasional tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 18.30
Cegah Keracunan, 3 SPPG di Bandung Masuk Pengawasan Khusus
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.02
OC Kaligis Soroti Kejanggalan SPDP Lodewyk Pusung dalam Kasus Makan Bergizi Gratis
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.48
Ketegasan BGN Benahi Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Tuai Apresiasi
JawaPos · 13 September 2026 pukul 10.02
Mahfud MD Sebut Sudaryono Gagal Pimpin BGN karena Kasus Keracunan Jauh Lebih Banyak
Berita terkait
BGN bersama pemda evaluasi total 172 SPPG di Pati
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 18.26
BGN Evaluasi Total 172 SPPG di Pati Buntut Kasus Keracunan MBG
JawaPos · 11 September 2026 pukul 09.30
BGN Sebut tengah Lakukan Perbaikan Tata Kelola Program MBG
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.14
Tak Hanya Bangun Dapur, BGN Kini Minta Yayasan Mitra Awasi Tata Kelola MBG
JawaPos · 10 September 2026 pukul 12.00