Ketegasan BGN Benahi Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Tuai Apresiasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) tegas membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui evaluasi terhadap ribuan satuan pendidikan dan SPPG. Ribuan sekolah dan dapur dihentikan operasional atau dikeluarkan dari program karena tidak memenuhi standar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kepala BGN Sudaryono menegaskan SLHS adalah syarat mutlak untuk memastikan keamanan pangan. Evaluasi ini mendapat apresiasi akademisi seperti Dr. Isthifa Kemal UMSU yang menilai langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kualitas, transparansi, dan standar keamanan pangan MBG. Program ini dianggap kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. BGN juga membuka 2.700 dapur SPPG di wilayah 3T dan bekerja sama dengan Pemkab Pati menangani 59 korban keracunan MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 11.49
1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, Akademisi Apresiasi Ketegasan BGN
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 10.45
Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan ke-3 Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 23.23
Kasus Keracunan MBG Jangan Dilihat dari Kecilnya Persentase
JawaPos · 13 September 2026 pukul 10.30
Sudaryono Dinilai Gagal Pimpin BGN, Kasus Keracunan Jauh Lebih Banyak
Berita terkait
BGN Seleksi Ulang 13 Ribu Dapur MBG, yang Tak Lolos Bisa Ditutup
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 11.13
Kasus Keracunan Berulang, Legislator Minta BGN Benahi Sistem Keamanan MBG
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 16.42
Ratusan Siswa Tumbang Berturut-turut, Komisi IX DPR Sentil BGN Rombak Sistem Dapur MBG
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 15.54
Menata Proses dan Menjamin Keselamatan: Tonggak Baru Tata Kelola MBG
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.53