97% Risiko Bencana RI Tak Diasuransikan, AAUI Minta Pemerintah Turun Tangan
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyatakan 97% risiko bencana di Indonesia tidak diasuransikan, hanya 3% kerugian yang terlindungi. Dampak banjir Sumatera akhir 2025 menimbulkan kerugian ekonomi Rp64 triliun, namun hanya Rp2-3 triliun yang ditanggung asuransi. AAUI meminta pemerintah membentuk skema asuransi wajib bencana melibatkan pemerintah pusat, daerah, dan industri asuransi untuk mengurangi protection gap dan beban pemerintah serta masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.36
AAUI: Hanya 1%-5% Risiko Bencana yang Terlindungi Asuransi
Berita terkait
Penyelamatan Dramatis 2 Orang Hidup-hidup Usai 9 Hari Banjir Nepal
Detik.com · 5 September 2026 pukul 06.10
9 hari Tertimbun Tanah, 2 Pekerja di Nepal Masih Hidup
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 22.38
Korban Banjir Nepal Tembus 1.280 Jiwa, Pencarian Terus Berlanjut
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.26
Ikan 'Aneh' Muncul di India Usai Banjir Nepal, Warga Dilarang Makan
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.20