AAUI Bongkar Kejanggalan! Ekonomi Tumbuh Tapi Premi Asuransi Malah Jatuh
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri asuransi umum Indonesia mengalami penurunan premi 0,5% pada KQ2-2026 menjadi Rp58,19 triliun, meski ekonomi nasional tumbuh 5,29% tahunan. Nilai klaim melonjak 29,2% menjadi Rp27,35 triliun, dengan klaim properti naik 75,8% dan kredit naik 32,7%. Penyebab utama penurunan premi properti 13,6% hingga Rp15,50 triliun masih ditelusuri lebih lanjut oleh AAUI. Heri Supriyadi menyatakan kontraksi ini menjadi anomali yang perlu digali faktornya secara detail.
Bagikan
Berita terkait
Premi Asuransi Umum Anjlok, Klaim Malah Meledak 23,3% Jadi Rp29,5 Triliun
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 18.18
Perlindungan Andal Nasabah, BRI Insurance Serahkan Pembayaran Klaim Property All Risks Rp365 Juta
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.48
Dukung Pemulihan Operasional Nasabah di Tulang Bawang, BRI Insurance Serahkan Klaim Heavy Equipment Rp290 Juta
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.40
AAJI Ungkap Pendapatan Asuransi Jiwa Turun 11,2 Persen, Kenapa?
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.16