Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rumor Merger Mitratel dan Tower Bersama, Begini Dampak ke Industri

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dikabarkan akan melakukan merger. Menurut Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno, langkah ini merupakan konsekuensi dari konsolidasi industri telekomunikasi, di mana penurunan jumlah operator akan berdampak pada penurunan jumlah tower BTS. Sarwoto menjelaskan bahwa bisnis tower yang berbasis lokasi dan komponen pasif akan mengikuti pola konsolidasi operator. Ia juga mendorong transformasi industri menara agar tidak hanya menjadi penyedia infrastruktur pasif, tetapi juga mengelola infrastruktur aktif seperti konektivitas antar menara, serat optik, dan layanan BTS.

Sebelumnya, kabar serupa pernah muncul pada 2015 namun tidak berlanjut hingga ke tahap eksekusi. Pihak Telkom Indonesia, sebagai induk dari Mitratel, menyatakan bahwa Mitratel sedang melakukan evaluasi strategis untuk pengembangan bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang, namun belum memberikan konfirmasi lebih lanjut terkait rencana merger tersebut.

Konsolidasi ini diharapkan dapat menciptakan efisiensi operasional dan memperluas portofolio layanan infrastruktur telekomunikasi di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait