ADB: BI Akan Pertahankan Suku Bunga Sampai Akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asian Development Bank (ADB) memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75% hingga akhir 2026. Keputusan ini menandai tren penahanan suku bunga selama empat bulan berturut-turut sejak Juni 2026. ADB menilai BI akan tetap mengadopsi kebijakan moneter yang prudent, mengingat tekanan pada nilai tukar rupiah dan ketidakpastian global. Namun, likuiditas yang cukup dan pertumbuhan kredit yang solid—yang mencapai 13,65% pada Agustus 2026—diproyeksikan mendukung sektor keuangan dan investasi domestik. Pada 2027, ADB memperkirakan tekanan inflasi akan merosot seiring merosotnya harga energi global, sementara ekspor komoditas dan manufaktur serta pemulihan neraca perdagangan akan mendukung pertumbuhan ekonomi. Defisit transaksi berjalan diperkirakan menyusut dari puncaknya pada kuartal II 2026. Arus modal asing yang tetap kuat, didukung oleh rating investasi-grade Indonesia dan inklusi dalam indeks MSCI, diharapkan menjaga ketahanan neraca pembayaran dan memberi ruang bagi BI untuk lebih akomodatif pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.48
BI Ungkap Kondisi Ekonomi RI di Era Suku Bunga Tinggi
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ini Alasannya
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 15.55
BI Tahan Suku Bunga Acuan Pada Level 5,75%
Berita terkait
Bos BI Sebut Ekonomi Global Masih Loyo, RI Bagaimana?
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.00
BI Rate Tetap 5,75%
Detik.com · 23 September 2026 pukul 14.28
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.25
Rupiah Tertekan, BI Diramal Masih Tahan Suku Bunga di Level 5,75%
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 10.18