Bos BI Sebut Ekonomi Global Masih Loyo, RI Bagaimana?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menilai prospek ekonomi global masih lemah pada 2026, dengan pertumbuhan diperkirakan hanya sekitar 3% dan inflasi menekan 4%. Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan, ketidakpastian pasar keuangan global memburuk akibat tensi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak yang pernah mencapai US$132 per barel sebelum turun di bawah US$100 pada September 2026. Kebijakan bank sentral global yang semakin ketat, termasuk kenaikan suku bunga Federal Reserve hingga 3,75%-4%, serta kenaikan yield Treasury AS, menciptakan tekanan pada pasar modal emerging market seperti Indonesia.
Di sisi domestik, BI menilai kondisi ekonomi Indonesia relatif tahan terhadap tekanan eksternal. Konsumsi rumah tangga tetap kuat didukung stimulus pemerintah, sementara investasi pemerintah juga tumbuh baik meski investasi swasta masih perlu ditingkatkan. Ekspor nonmigas Indonesia juga menguat seiring meningkatnya permintaan dari beberapa negara.
Untuk menghadapi tantangan global, BI menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 4,9%-5,7% hingga akhir 2026, didukung oleh penguatan kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang selaras dengan kebijakan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ini Alasannya
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 15.55
BI Tahan Suku Bunga Acuan Pada Level 5,75%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.25
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!
Berita terkait
Bos BI Lihat Prospek Ekonomi Global Masih Lemah, Tumbuh Cuma 3 Persen
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 04.45
BI Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 11.48
BI Ingatkan Risiko Global Belum Reda, Siaga Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 10.08
Risiko Global Belum Reda, BI Siaga Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 10.08