BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Berkisar di Level 4,9 hingga 5,7 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berkisar antara 4,9% hingga 5,7%. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik dan didorong oleh stimulus fiskal pemerintah serta keyakinan konsumen. Konsumsi rumah tangga didukung oleh dana fiskal yang diberikan pemerintah, sementara sektor investasi tumbuh karena dukungan investasi pemerintah dan peran swasta. Kinerja ekspor nonmigas meningkat sejalan dengan permintaan luar negeri yang meningkat, meski perlu optimalisasi harga komoditas. BI terus memperkuat koordinasi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran bersinergi dengan pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 21.51
BI: Transaksi LCT hingga Agustus 2026 setara 49,4 miliar dolar AS
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 20.05
Airlangga Beberkan 3 Syarat Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 18.52
Menkeu Suahasil siapkan APBN untuk dorong investasi
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 18.35
Tahan BI Rate 5,75%, BI Fokus Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Berita terkait
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global dan Dinamika Pasar Keuangan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 05.10
Gubernur BI: Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2026 Akan Tetap Lemah 3%
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.33
Calon Deputi Gubernur BI nilai kepercayaan merupakan modal pertumbuhan
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 17.29
RI Terjebak Middle Income Trap 33 Tahun, Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Disoroti
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 16.25