Airlangga Ungkap Mineral dan Batu Bara Jadi Fokus Hilirisasi 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan mineral dan batu bara menjadi fokus utama hilirisasi pada 2027. Pemerintah menargetkan investasi Rp2.900 triliun tahun ini, dengan 40 persen dari sektor hilirisasi. Program hilirisasi mencakup 28 komoditas di delapan sektor dan membutuhkan investasi US$618 miliar (Rp11.065 triliun) untuk meningkatkan ekspor hingga US$857 miliar dengan nilai tambah US$235,9 miliar. Saat ini ekspor Indonesia mencapai US$500 miliar, sehingga dengan hilirisasi diharapkan dapat ganda. Hilirisasi tidak hanya meliputi mineral dan batu bara, tetapi juga komoditas terbarukan seperti kelapa sawit, karet, kelapa, serta pertanian. Pengembangan industri hilir bertujuan meningkatkan kontribusi manufaktur dan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 Oktober 2026 pukul 07.55
RI Bisa Raup Investasi US$618 M dari Hilirisasi 28 Komoditas
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 13.14
Pemerintah Targetkan Raup Rp 3.800 T dari Hilirisasi dalam 4 Tahun
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 12.37
Airlangga Bidik Investasi Hilirisasi Rp3.800 Triliun dalam 4 Tahun
kumparan · 7 Oktober 2026 pukul 03.00
Hampir 70 Persen Ekspor Rumput Laut ke China Masih Berupa Rumput Laut Kering
Berita terkait
Hilirisasi RI Butuh Rp11.063 Triliun, Investasi Jumbo Jadi Tantangan hingga 2040
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.13
Potensi Besar! 2 Daerah Ini Jadi Basis Perubahan Batu Bara Jadi Bensin
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 11.20
Wacana RI Ubah Batu Bara Jadi Bensin, Begini Prosesnya
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 08.48
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20