Hampir 70 Persen Ekspor Rumput Laut ke China Masih Berupa Rumput Laut Kering
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat hampir 70 persen ekspor rumput laut Indonesia ke China masih berupa rumput laut kering, menunjukkan peluang besar untuk hilirisasi domestik. Pada 2025, produksi rumput laut mencapai 11,6 juta ton, naik 18,27 persen dari tahun sebelumnya, dengan rata-rata produksi periode 2020-2025 sekitar 9,86 juta ton per tahun. Ekspor rumput laut Indonesia pada 2025 mencapai 242 ribu ton dengan nilai USD 315 juta, dengan China sebagai pasar utama yang dominasi rumput laut kering.
Rumput laut menyumbang sekitar 42 persen dari total produksi perikanan nasional dan melibatkan lebih dari 200 ribu pembudidaya, mendukung lebih dari 1 juta penduduk. Indonesia memiliki sekitar 1.000 spesies rumput laut, meski hanya enam jenis yang dibudidayakan komersial. Produksi didominasi oleh Kappaphycus alvarezii (62,58 persen), Eucheuma denticulatum (20,78 persen), dan Gracilaria (16,62 persen).
Meskipun Indonesia merupakan produsen rumput laut terbesar kedua di dunia dan eksportir utama Eucheuma dan Gracilaria, sebagian besar ekspor masih berupa bahan baku kering. Pengolahan hanya sebagian kecil menjadi produk turunan primer seperti karagenan, agar, dan alginat. Pengembangan produk turunan sekunder untuk industri farmasi, kosmetik, dan bioplastik masih belum optimal. KKP menghadapi tantangan seperti kualitas bibit, fluktuasi harga, logistik, pembiayaan, dan tata kelola lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, KKP menyiapkan rencana aksi pengembangan rumput laut dari hulu ke hilir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 12.37
Airlangga Bidik Investasi Hilirisasi Rp3.800 Triliun dalam 4 Tahun
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 20.45
Airlangga Bongkar Cara Ekonomi Vietnam Lebih Ngebut dari Indonesia
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 17.45
Kejayaan Karet RI Nyaris Hilang-Petani Sebut Jadi Anak Tiri, Ada Apa?
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 16.31
Bukan Soal Insentif, Ini yang Bikin Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam
Berita terkait
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20
Kinerja Satgas Hilirisasi Berhasil Bikin RI Menguasai 41% Industri Nikel Olahan Dunia
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.10
Perkuat Hilirisasi, RAI Dorong Kapasitas Pengolahan Tembus 2 Juta Kelapa Per Hari
JawaPos · 18 September 2026 pukul 10.45
RI Raksasa Rumput Laut Tapi Masih Diekspor Mentah, Hilirisasi Mendesak
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.18