Akomodasi Program Prabowo PLTS 100 GWp, Airlangga Minta RUPTL Direvisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk mengakomodasi target pengembangan PLTS 100 GWp. Target ini harus dicapai dalam 2-3 tahun ke depan, lebih cepat dari RUPTL yang saat ini menyatakan kebutuhan 69,5 GW di tahun 2034. Pengembangan energi surya dan sistem penyimpanan baterai diproyeksikan dapat menurunkan emisi sektor energi 10-15 tahun lebih cepat dari target nol emisi 2060. Pemerintah juga memperluas jaringan transmisi sebesar 47.758 km serta program listrik desa untuk mencapai elektrifikasi nasional lebih dari 99 persen pada 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 19.13
Konsultan Global Soroti Ambisi PLTS 100 GW Prabowo, Sebut 3 Hal Ini Jadi Kunci
Detik.com · 28 September 2026 pukul 16.20
Dukung Transisi Energi, IMIP Terus Kembangkan PLTS Kawasan
Berita terkait
Implementasi RUPTL Bisa Datangkan Investasi Rp2.133 Triliun
JawaPos · 30 September 2026 pukul 00.15
Stop PLTD 13 GW Tahun ini, Pemerintah Genjot Pembangunan PLTS 30 GW
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.31
Prabowo Resmikan Sambungan Listrik 1.400 Desa Sebelum 14 Agustus
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 16.49
Pemerintah Targetkan Penetapan Lokasi PLTN Paling Lambat 2027
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15