Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Alasan Ekonomi Vietnam Lebih Ngegas dari RI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan alasan mengapa pertumbuhan ekonomi Vietnam lebih cepat dibanding Indonesia. Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di kisaran 5%, sementara Vietnam mencapai sekitar 9%. Menurut Airlangga, salah satu faktor utama adalah keberhasilan Vietnam dalam melakukan lompatan ke sektor digitalisasi, industri semikonduktor, dan kecerdasan buatan (AI). Indonesia masih tertahan di level industri menengah dan belum berhasil melompat ke sektor jasa modern dan digitalisasi seperti yang dilakukan Vietnam dan India.

Airlangga juga menyoroti peran penting Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam pertumbuhan ekonomi. Indonesia hanya memiliki sekitar 24.000 hektare KEK, sementara Vietnam lebih dari 2 juta hektare. KEK Vietnam didukung dengan kepastian hukum dan kualitas pelayanan investasi yang baik, sehingga lebih menarik bagi investor.

Di sisi lain, Vietnam lebih agresif dalam mengamankan kerja sama perdagangan dengan pasar utama dunia seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat. Vietnam lebih dulu menandatangani kerja sama dengan Eropa (CEPA) dan mendapatkan perlakuan tarif yang lebih menguntungkan dari AS dibanding Indonesia. Hal ini mendorong ekspor Vietnam lebih cepat, meskipun tidak memiliki pasar domestik yang besar seperti Indonesia.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait