Alasan Kubu Prabowo Polisikan Ketum Projo Budi Arie: Ingin Kasih Pelajaran ke Semua Rakyat Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gerakan Cinta Prabowo (GCP) melaporkan Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Partai Jaya (Projo), ke Bareskrim Polri terkait pernyatannya tentang kemungkinan pemilu diselenggarakan lebih cepat sebelum 2029. H. Kurniawan, Ketua Umum GCP, menyatakan laporan ini bertujuan memberi pelajaran kepada seluruh rakyat bahwa demokrasi memiliki batasan hukum yang tidak boleh dilanggar. Budi Arie sempat menyampaikan analisisnya kepada Presiden Joko Widodo, lalu menanyakan apakah instingnya soal percepatan pemilu lebih cepat dari 2029 tepat. Ia juga membandingkan situasi saat ini dengan momentum sebelum perubahan besar pada akhir Orde Baru, seperti terjadinya pemilu 1999 setelah krisis 1997. Namun, Budi Arie kemudian meminta maaf kepada pihak yang merasa tidak nyaman dan membantah adanya kaitan langsung antara pernyatannya dengan Jokowi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 2 September 2026 pukul 21.01
Respons Laporan Makar Budi Arie, Tim Hukum DPP PROJO: Jangan Mengkriminalisasi Pendapat Politik
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.33
Rancangan PPHN Soroti Biaya Pemilu, Muzani: Demokrasi Jangan Jadi Beban
Berita terkait
Pengamat: Jangan Tangkap Budi Arie, Itu Bukan Makar
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 10.30
Ketua Joman Klaim Jokowi Langsung Nasihati Budi Arie Usai Bilang Prabowo Selesai Sebelum 2029
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 02.00
Ketum Projo Budi Arie Klaim Cuma 'Bunyikan Alarm' Soal Prediksi Prabowo Jatuh Sebelum 2029
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 18.59
Ketum Projo Budi Arie Ogah Tarik Ucapannya Soal Kemungkinan Prabowo Jatuh Sebelum 2029
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 18.56