Jakarta · Sabtu, 19 September 2026Cari
WargaKonoha

Alasan Pergantian Menkeu dan Kelanjutan Tugas Suahasil Nazara

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026. Pergantian ini merupakan kali kedua dalam pemerintahan Prabowo, setelah Sri Mulyani digantikan Purbaya pada September 2025. Purbaya menyatakan tidak kaget dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada wewenang presiden, sementara Istana menegaskan reshuffle adalah hak prerogatif presiden yang lumrah. Suahasil menekankan komitmennya melanjutkan kebijakan Kementerian Keuangan dan menjaga kredibilitas APBN.

Menkeu baru menyatakan prioritasnya yakni menjaga APBN tetap kredibel dan mendukung program prioritas pemerintah. ASEAN Economist UOB Enrico Tanuwidjaja menyarankan realokasi anggaran untuk sektor kesehatan, UMKM, dan pendidikan, mengingat defisit fiskal hingga Juni 2026 hanya mencapai 0,76 persen dari PDB. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4% hingga 6% pada 2026 dengan defisit APBN diproyeksikan 2,85%.

Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyoroti risiko fiskal tersembunyi yang perlu diwaspadai, termasuk penempatan dana di bank Himbara (Rp400 triliun), pinjaman Koperasi Desa (Rp240 triliun), serta utang energi kepada PLN dan Pertamina. CORE merekomendasikan evaluasi terhadap kewajiban di luar APBN, peningkatan penerimaan melalui pajak kekayaan dan karbon, serta transparansi dalam pelaporan beban pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait