Alasan Pergantian Menkeu dan Kelanjutan Tugas Suahasil Nazara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9348597/original/056975800_1789451222-0L5A4536.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026. Pergantian ini merupakan kali kedua dalam pemerintahan Prabowo, setelah Sri Mulyani digantikan Purbaya pada September 2025. Purbaya menyatakan tidak kaget dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada wewenang presiden, sementara Istana menegaskan reshuffle adalah hak prerogatif presiden yang lumrah. Suahasil menekankan komitmennya melanjutkan kebijakan Kementerian Keuangan dan menjaga kredibilitas APBN.
Menkeu baru menyatakan prioritasnya yakni menjaga APBN tetap kredibel dan mendukung program prioritas pemerintah. ASEAN Economist UOB Enrico Tanuwidjaja menyarankan realokasi anggaran untuk sektor kesehatan, UMKM, dan pendidikan, mengingat defisit fiskal hingga Juni 2026 hanya mencapai 0,76 persen dari PDB. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4% hingga 6% pada 2026 dengan defisit APBN diproyeksikan 2,85%.
Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyoroti risiko fiskal tersembunyi yang perlu diwaspadai, termasuk penempatan dana di bank Himbara (Rp400 triliun), pinjaman Koperasi Desa (Rp240 triliun), serta utang energi kepada PLN dan Pertamina. CORE merekomendasikan evaluasi terhadap kewajiban di luar APBN, peningkatan penerimaan melalui pajak kekayaan dan karbon, serta transparansi dalam pelaporan beban pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.45
Kemenkeu Buka Suara Soal Putusan MK Ubah APBN Harus Lewat DPR
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 16.44
Ganti Kepemimpinan, Wamenkeu Beberkan Nasib SAL di Himbara
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.51
Menkeu Luruskan Efisiensi APBN: Bukan Langsung Main Potong Anggaran
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.30
Prabowo Bicara soal Reshuffle: Kita Selalu Cari The Right Man in The Right Place
Berita terkait
Prabowo Buka Kans Rombak Kabinet di 2 Tahun Pemerintahan, PAN: Kami Taat Keputusan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 19.54
Alarm dari DPR! Rasio Pajak RI Dekati 10%, Kinerja Penerimaan Disoroti
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.12
3 Menkeu dalam 2 Tahun, CORE Indonesia Ungkap Kekhawatiran Pasar dan Nasib APBN
JawaPos · 17 September 2026 pukul 17.45
DPR Bakal Awasi Ketat Kinerja Menkeu Baru
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.20