Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Menkeu Luruskan Efisiensi APBN: Bukan Langsung Main Potong Anggaran

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan pemerintah tidak akan memotong anggaran APBN secara sembarangan. Efisiensi dilakukan dengan menajamkan belanja negara untuk memastikan anggaran digunakan sesuai rencana dan menghasilkan output yang tepat. Evaluasi belanja kementerian dan lembaga dilakukan sepanjang tahun melalui komunikasi dengan pihak terkait, bukan langsung memotong alokasi. Realisasi belanja negara hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp1.791,5 triliun, naik 29% yoy, dengan belanja K/L meningkat 33%. Pemerintah tetap mempertahankan perkiraan defisit APBN 2026 sebesar 2,85% PDB dan menggunakan batas defisit maksimal 3% untuk 2027 sesuai UU No. 17/2003. Realisasi defisit hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93% PDB) dengan keseimbangan primer positif Rp154 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait