Amerika Serikat Tingkatkan Pembelian Kembali Obligasi, Begini Kata Ekonom
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
Departemen Keuangan Amerika Serikat mengumumkan pelipatan skema pembelian kembali obligasi pemerintah (buyback) untuk menyeimbangkan pasar obligasi yang mengalami tekanan kuat. Batas maksimal operasi dinaikkan dari US$2 miliar menjadi US$4 miliar, atau setara Rp71,09 triliun, dengan fokus pada treasury berdurasi 10 hingga 30 tahun. Langkah ini dimulai 9 September hingga 4 November 2026. Paslon ini menyasar segmen yang sensitif akibat lonjakan imbal hasil ke tingkat tertinggi dalam hampir 20 tahun. Setelah pengumuman, imbal hasil anjlok: treasury 10 tahun turun 5,7 basis poin ke 4,647%, dan 30 tahun turun 9 basis poin ke 5,196%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 16.19
Menkeu Purbaya: Buyback obligasi AS tegaskan kebijakan RI sudah tepat
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 20.00
Imbal Hasil Obligasi Global Melonjak, Utang Negara dan Infrastruktur AI Jadi Sorotan
Berita terkait
Amerika Serikat Tingkatkan Pembelian Obligasi, Begini Kata Ekonom
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.37
3 Faktor Ini Jadi Pemicu Imbal Hasil Obligasi Global Meningkat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.00
Krisis Timur Tengah, Biaya Utang Negara Maju Tembus Level Tertinggi sejak Krisis 2008
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 22.14
Rupiah Menguat ke Rp17.748 per Dolar AS Kamis Sore
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.59