Amerika Serikat Tingkatkan Pembelian Obligasi, Begini Kata Ekonom
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
Departemen Keuangan Amerika Serikat mengumumkan pelipatan batas maksimal operasi pembelian kembali obligasi pemerintah (buyback) dari US$2 miliar menjadi US$4 miliar, atau setara Rp71,09 triliun, untuk mendukung likuiditas pasar treasury berdurasi panjang. Langkah ini ditujukan pada pasokh obligasi dengan tenor 10 hingga 30 tahun yang mengalami mogok beli sejak akhir Juni 2026. Operasi ini akan berlangsung mulai 9 September hingga 4 November 2026. Setelah pengumuman, imbal hasil obligasi 10 tahun turun 5,7 basis poin ke 4,647%, sementara obligasi 30 tahun turun 9 basis poin ke 5,196%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 20.00
Imbal Hasil Obligasi Global Melonjak, Utang Negara dan Infrastruktur AI Jadi Sorotan
Berita terkait
3 Faktor Ini Jadi Pemicu Imbal Hasil Obligasi Global Meningkat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.00
DBS Insights Forum: Pelaku Pasar Tetap Optimistis pada Indonesia
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.08
CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.25
BEI Siap Turunkan Batas Minimum Harga Saham Jadi Rp1 per 7 September 2026
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.11