Amran Sebut Impor Pangan Ilegal Bisa Rugikan 115 Juta Petani
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti bahwa impor pangan ilegal dapat menyebabkan kerugian bagi sekitar 115 juta petani di Indonesia. Praktik ini tidak hanya melanggar aturan impor, tetapi juga menekan hasil pertanian dalam negeri karena produk ilegal masuk tanpa pengawasan yang memadai. Amran menekankan bahwa dampaknya meluas, mengganggu pasar petani serta menimbulkan risiko bagi keselamatan konsumen, karena pangan ilegal tidak melalui proses pengawasan standar. Ia meminta agar pemerintah dan lembaga terkait menghentikan praktik ini dan menindak pelaku dengan hukuman maksimal sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, Amran mendukung pemberantasan pangan ilegal yang melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk melindungi pasar domestik dan kepentikan konsumen.
Bagikan
Berita terkait
Kawal Kasus DANA, BI Minta Hak Korban Dipenuhi
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 15.30
BI Minta Dana Investigasi Transaksi Tidak Sah yang Dikeluhkan Nasabah
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.28
BI Minta DANA Investigasi Transaksi Tidak Sah
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.06
Terungkap! Ini Alasan Pemerintah Ungkap 25 Beras Fortifikasi Abal-Abal
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.30