Amran Ungkap 50 Ribu Hektare Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan sekitar 50.000 hektare lahan pertanian terdampak kekeringan akibat El Nino, namun kondisi masih aman dan tidak mengganggu musim tanam atau stok pangan nasional. Lahan yang terdampak berada di wilayah dataran tinggi di Jawa maupun luar Jawa. Pemerintah menyiapkan pompanisasi, irigasi pompa, dan pemanfaatan sumur untuk menjaga produktivitas lahan. Strategi fokus pada penanaman di wilayah dengan jaringan irigasi yang sudah diperbaiki, total 3-4 juta hektare. Metode PM-AAS menghasilkan produksi 8-13 ton per hektare dengan rata-rata 10 ton per hektare. Standing crop mencapai 3,8 juta ton dengan stok beras total 26 juta ton, cukup untuk 10 bulan dengan kebutuhan 2,6 juta ton per bulan. Bantuan berupa benih tahan kekeringan, alat mesin pertanian, dan pompanisasi akan diberikan kepada petani terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.04
9 Kabupaten dan Kota di NTB Siaga Darurat Kekeringan akibat El Nino
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.50
El Nino Sangat Kuat-Pulau Jawa Memerah, BMKG Kasih Peringatan Terbaru
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.11
Mentan Amran Klaim Stok Beras Aman 10 Bulan di Tengah Ancaman El Nino
JawaPos · 14 September 2026 pukul 11.46
El Nino Terjadi Pada 50 Ribu Hektare Lahan, Berikut Deretan Inovasi Yang Disiapkan Kementan
Berita terkait
Dipanggil Prabowo Kemarin, Apa Titah Presiden ke Amran?
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 04.15
BMKG: Pertanian Waspadai Puncak Kemarau yang Diperparah El Nino Kuat
JawaPos · 7 September 2026 pukul 14.15
Kekeringan RI Bukan Hanya Imbas El Nino, BMKG Ungkap Faktor Lain
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.40
Mentan: Antisipasi El Nino Sudah Siap Sejak Awal Era Prabowo
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.45