Angka Kemiskinan Berbeda dengan Versi Bank Dunia, BPS Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) membantah perbandingan langsung antara angka kemiskinan yang dirilis Bank Dunia dan data nasional. Bank Dunia mencatat 64,2% penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan US$8,30 per kapita per hari (PPP 2021) dalam proyeksi tahun 2026. Angka ini menggunakan standar internasional untuk negara berpendapatan menengah atas, bukan garis kemiskinan nasional Indonesia.
Sedangkan BPS mencatat 8,07% penduduk miskin pada Maret 2026, setara dengan 22,93 juta orang. BPS menggunakan pendekatan Cost of Basic Needs (CBN) berdasarkan kebutuhan dasar makanan (2.100 kalori/hari) dan non-makanan (tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, pakaian, transportasi). Garis kemiskinan nasional rata-rata Rp3.091.866 per bulan.
M Nashrul Wajdi dari BPS menjelaskan kedua angka tidak dapat dibandingkan karena menggunakan metodologi dan standar yang berbeda. Bank Dunia sendiri pernah menyatakan bahwa data BPS lebih tepat untuk kebijakan internal Indonesia. Perbedaan ini disebabkan karena Bank Dunia menggunakan PPP dan standar global, sementara BPS menyesuaikan dengan kondisi lokal melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 20.20
Data Kemiskinan Beda dengan Bank Dunia, Ini Penjelasan BPS
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 19.09
BPS menjelaskan perbedaan garis kemiskinan RI dengan Bank Dunia
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 18.30
Membaca Perbedaan Garis Kemiskinan Versi Bank Dunia dan BPS
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 20.11
BPS Ungkap Perbedaan Garis Kemiskinan Indonesia & World Bank
Berita terkait
Angka Garis Kemiskinan Berbeda dengan Versi Bank Dunia, BPS Buka Suara
Detik.com · 2 September 2026 pukul 20.30
BPS Buka Data Kemiskinan di Kaltim yang Dipimpin Rudy Mas'ud
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 11.39
Kemiskinan di Perdesaan Jateng Lebih Tinggi daripada Perkotaan
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.00
Data BPS: Lebih Separuh Penduduk Miskin RI Menumpuk di Pulau Jawa
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.10