Kemiskinan di Perdesaan Jateng Lebih Tinggi daripada Perkotaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat persentase penduduk miskin di perdesaan (9,96%) masih lebih tinggi daripada di perkotaan (8,59%) pada Maret 2026. Meskipun demikian, tingkat kemiskinan secara keseluruhan di Jawa Tengah terus mengalami penurunan.
Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah tercatat sebanyak 3,29 juta orang atau 9,21% dari total penduduk. Angka ini turun 0,18% dibandingkan September 2025 (9,39%) dan turun 0,27% dibandingkan Maret 2025 (9,48%). Jumlah penduduk miskin berkurang 59.390 orang dari September 2025 dan 81.250 orang dari Maret 2025.
Kepala BPS Jateng Ali Said menjelaskan bahwa penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan. BPS menggunakan metodologi pemenuhan kebutuhan dasar atau basic need approach untuk mengukur tingkat kemiskinan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.45
BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia 22,93 Juta Orang Per Maret 2026
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 14.15
BPS Lapor Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07% per Maret 2026
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 13.21
Ini Wilayah di RI dengan Penduduk Miskin Paling Banyak & Sedikit
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.25
Jumlah Penduduk Miskin RI Turun Jadi 22,93 Juta Orang
Berita terkait
BPS Buka Data Kemiskinan di Kaltim yang Dipimpin Rudy Mas'ud
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 11.39
Beras dan Rokok Jadi Penyumbang Besar Garis Kemiskinan di Jateng
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.48
Alhamdulillah, 27 Ribu Warga Sumsel Keluar dari Garis Kemiskinan
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.30
Jumlah Penduduk Miskin RI Turun Jadi 22,93 Juta Orang per Maret 2026
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.13