Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Anomali Pedagang Telur: Harga Bagus, Tapi Daya Beli Masyarakat Melemah

Pedagang telur di Pasar Pos Pengumben, Jakarta Barat, mengalami penurunan penjualan drastis hingga 60 persen meski harga telur stabil dan terjangkau. Tio (29), yang sudah lima tahun berjualan, mengaku penjualan mulai anjlok setelah Lebaran tahun ini. Kondisi ini berbeda dengan awal tahun saat permintaan masih normal.

Penurunan paling terasa dari pelanggan pelaku usaha makanan seperti warteg dan pedagang nasi goreng. Sebelumnya mereka membeli 5–6 kilogram telur per hari, kini hanya 2–3 kilogram. Pembeli rumah tangga pun tidak membeli telur setiap hari, memperparah kondisi bagi pedagang yang bergantung pada volume pembelian besar.

Anomali ini menunjukkan daya beli masyarakat melemah meski harga komoditas pokok relatif stabil. Pedagang kecil menjadi terdampak langsung karena pendapatan sangat bergantung pada aktivitas beli pelanggan usaha makanan.

Berita terkait