Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

BBM-LPG 3 Kg Dipangkas pada 2027, Beban Energi Pindah ke Rakyat?

Pemerintah dan Banggar DPR RI sepakat memangkas subsidi BBM dan LPG 3 kg pada RAPBN 2027 sebesar Rp131,39 triliun, turun Rp11,4 triliun dari usulan awal Rp142,8 triliun. Subsidi JBT disisihkan Rp28,34 triliun, sedangkan LPG 3 kg Rp103,05 triliun. Penurunan subsidi ini diproyeksikan memicu keterbatasan pasokan Pertalite Cs dan LPG 3 kg, bukan kenaikan harga langsung. Kelompok paling terpukul meliputi rumah tangga berpendapatan rendah, pekerja informal, usaha mikro makanan, nelayan, petani sasaran, serta keluarga di daerah dengan pilihan energi terbatas. Pengamat Syafrudin Karimi menekankan perlunya pengetatan sasaran penerima subsidi untuk mengalihkan beban penyesuaian dari masyarakat rentan ke pengguna yang tidak berhak. CEO IESR Fabby Tumiwa menyatakan sekitar 30-40 persen pembeli LPG 3 kg bukan dari kelompok miskin, melainkan restoran besar dan rumah tangga mampu, sehingga pemangkasan kuota harus diimbangi dengan kontrol distribusi dan diversifikasi energi seperti kompor listrik, CNG, dan biomassa.

Berita terkait