Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Niat Nabung Tinggi Tapi Kantong Tipis, Sinyal Daya Beli Lemah?

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat Indeks Menabung Konsumen (IMK) Juni 2026 naik 1,6 poin menjadi 81,7. Indeks Kemauan Menabung (IKMM) naik 3,5 poin ke 90,2, namun Indeks Kemampuan Menabung (IKPM) turun 0,4 poin ke 73,2. Peningkatan kemauan menabung dipicu persepsi waktu tepat menabung dan persiapan biaya pendidikan. Simpanan saldo di atas Rp5 miliar tumbuh tertinggi 15,44% yoy, sementara simpanan di bawah Rp100 juta (mayoritas rekening perorangan) tumbuh 5,16% yoy.

Pengamat menilai penurunan IKPM menandakan daya beli tertekan, terutama kelompok bawah akibat kenaikan biaya kebutuhan pokok. Masyarakat mulai mengurangi belanja sekunder, memilih produk lebih murah, dan menunda pembelian barang tahan lama. Dominasi pertumbuhan simpanan di rekening besar menunjukkan konsentrasi likuiditas pada kelompok berpendapatan tinggi, sehingga perputaran uang di masyarakat kurang optimal.

Ekonom merekomendasikan kebijakan dua jalur: memperkuat bantuan sosial tepat sasaran untuk menjaga konsumsi kelompok rentan, sekaligus memberikan insentif pajak dan subsidi bunga bagi UMKM serta sektor padat karya. Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter diperlukan untuk memulihkan daya beli dan mendorong likuiditas mengalir ke sektor riil.

Berita terkait