Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Optimisme Perbankan Terjaga di Triwulan III meski Global tidak Menentu

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat optimisme industri perbankan tetap terjaga pada triwulan III 2026 meski meningkatnya ketidakpastian perekonomian global dan domestik. Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) berada pada zona optimis sebesar 56, didukung ekspektasi kinerja perbankan yang kuat dan persepsi risiko yang terkendali. Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK melibatkan 99 bank responden pada Juli 2026, mewakili 97,91 persen dari total aset bank umum berdasarkan data Juni 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa hasil SBPO menunjukkan industri perbankan masih memiliki keyakinan tinggi untuk mengelola risiko. Proyeksi pertumbuhan kinerja perbankan dan kemampuan bank dalam menjaga risiko tetap terkendali mencerminkan optimisme tersebut. Indeks Persepsi Risiko (IPR) tercatat sebesar 57, juga berada pada zona optimis.

Mayoritas responden meyakini kualitas kredit tetap terjaga dengan Posisi Devisa Netto (PDN) berada pada level rendah dan risiko likuiditas yang aman. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan lebih tinggi dibandingkan penyaluran kredit, mendorong peningkatan net cashflow perbankan. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) mencapai angka 83, dengan proyeksi kredit tetap tumbuh seiring meningkatnya permintaan. Sektor Industri Pengolahan menjadi motor utama dengan pertumbuhan kredit sebesar 16,85 persen (yoy) pada Juli 2026. OJK mencatat pertumbuhan kredit perbankan Juli 2026 mencapai 13,58% (yoy) dengan total Rp9.135 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait