Asuransi Makin Masif Jual Unitlink Mata Uang Asing, Terbaru Ada SGD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan asuransi di Indonesia, termasuk Great Eastern Life Indonesia, mulai masif memasarkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unitlink berbasis mata uuri asing. Hal ini merespons pergeseran konsumsi masyarakat yang lebih fleksibel. Great Eastern Life Indonesia telah meluncurkan dua produk unitlink dalam mata uang asing: GREAT Investlink Protection berbasis dolar Amerika Serikai (USD) pada Desember 2025, dan varian dolar Singapura (SGD) pada Mei 2026 sebagai produk PAYDI pertama dengan mata uang SGD di pasar Indonesia.
Dalam kurang dari empat bulan sejak peluncuran, produk GREAT Investlink Protection pada Agustus 2026 menyumbang lebih dari 50% dari total produksi bancassurance perusahaan secara year-to-date (YTD). Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pendapatan premi PAYDI tumbuh 10,3% mencapai Rp35,73 triliun pada Semester I 2026, sementara premi bisnis baru PAYDI/unit link naik 34,5% menjadi Rp19,78 triliun. Bancassurance tetap menjadi kanal distribusi terbesar dengan pendapatan premi Rp41,58 triliun atau tumbuh 17,9%.
Bagikan
Berita terkait
OJK Godok Aturan Baru Unitlink, Target Rampung Akhir 2026
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.31
Tidak Semua Asuransi Dijamin LPS, Ini Daftarnya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.00
Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik 8,2%, Sentuh Rp94,75 Triliun
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 09.05
OJK Susun Ulang Aturan Unitlink, Ini Bocorannya
CNBC Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 19.50