B50 Jadi Senjata Kurangi Impor Solar, Pertamina Siapkan Infrastruktur Blending hingga Distribusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335026/original/029405900_1787908359-Pertamina_Patra_Niaga-28_Agustus_2026a.jpeg)
Pertamina Patra Niaga mulai mendistribusikan B50, bahan bakar solar campuran 50% minyak kelapa sawit (FAME) dan 50% solar fosil, sejak 1 Juli 2026. Program ini mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurangi impor solar dan meningkatkan ketahanan energi. Proses blending dilakukan melalui dua metode: sequential blending (pencampuran di tangki) dan inline blending (pencampuran saat aliran melalui pipa). Setelah blending, B50 disalurkan menggunakan New Gantry System di 11 lokasi, dengan rata-rata penyaluran 73 ribu kiloliter per hari pada periode 1 Juli hingga 20 Agustus 2026. Distribusi mencakup 120 terminal BBM di seluruh Indonesia hingga 19 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.23
Pertamina Ungkap Dampak B50 & Bioetanol: Ciptakan 2,1 Juta Lapangan Kerja
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.17
Pertamina Pastikan Infrastruktur Blending dan Distribusi B50 Siap
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.42
Festival DEB Pertamina 2026 Mendorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.26
Festival DEB Pertamina Dorong Energi Bersih Jadi Motor Ekonomi Desa
Berita terkait
Festival DEB Pertamina 2026 Dorong EBT Jadi Penggerak Ekonomi Desa
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.54
Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi D
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 20.45
Festival DEB Pertamina 2026 Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 20.23
Tak Cuma soal Energi, Begini Cara Pertamina Jaga Lingkungan
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.15