Bahlil Buka Suara Soal Potensi Pembengkakan Subsidi Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperingatkan adanya potensi pembengkakan beban subsidi energi Indonesia akibat fluktuasi harga minyak dunia yang tidak pasti. Dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR, Bahlil menggambarkan kondisi harga minyak global seperti penyakit malaria yang bisa sembuh pagi namun kambuh sore. Konflik geopolitik di Timur Tengah dan ketegangan AS-Iran menjadi faktor utama ketidakpastian ini. Pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$75 per barel dalam RAPBN 2027, naik dari target US$70 per barel pada APBN 2026. Subsidi tetap minyak solar ditetapkan Rp1.000 per liter, sementara alokasi subsidi listrik diusulkan mencapai Rp117,84 triliun, naik dari Rp100,83 triliun pada APBN 2026 dan Rp87,46 triliun pada realisasi 2025. Jika asumsi ICP naik ke US$80 per barel atau rupiah melemah, alokasi subsidi energi bisa bertambah. Proyeksi total pagu subsidi energi 2027 mencapai Rp272,9 triliun, naik hampir Rp50 triliun dari outlook 2026 sebesar Rp227,3 triliun. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika menegaskan angka tersebut belum final dan akan dibahas bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas dalam proses RKA-K/L 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
Bahlil Targetkan Lifting Minyak Naik Jadi 612.500 Barel per Hari pada 2027
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.24
Lifting Minyak Tahun Depan Dikejar 612.500 Barel/ Hari
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 19.11
Apapun yang Terjadi, Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik hingga Akhir 2026
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.00
Bahlil Usulkan Anggaran Kementerian ESDM di 2027 Rp27,3 Triliun
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Mirip Malaria, Bahlil Waspada Subsidi Energi Naik
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.09
Dolar AS dan ICP Naik, ESDM Ungkap Proyeksi Subsidi Energi 2027
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.15
Warga Beralih ke Pertalite, Bahlil Hitung Potensi Kelebihan Kuota Subsidi
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
Pemerintah Otak-Atik Batasi Konsumsi BBM Pertalite, Apa Urgensinya?
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.50