Bahlil Desak Pengusaha Percepat Pengembangan PLTP, Konsesi Jangan Mangkrak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil meminta pengembang PLTP panas bumi mempercepat realisasi proyek yang sudah mendapatkan konsesi. Pemerintah targeting menambah kapasitas PLTP sebesar 5,2 GW pada RUPTL 2025-2034, namun pengembangan masih lambat akibat hambatan regulasi dan ekonomi. Bahlil menekankan kolaborasi pengusaha dan regulator, serta mempercepat penggunaan mekanisme penghentian sementara yang tidak boleh dimanfaatkan untuk memperpanjang masa konsesi tanpa kemajuan. Pemerintah siap memberikan insentif pajak dan revisi regulasi untuk mendukung investasi. Indonesia memiliki potensi panas bumi 23.202,77 MW dengan kapasitas terpasang hanya 2.776,39 MW (11,6%), menempatkan negara ini pada posisi kedua dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.00
Kementerian ESDM Catat PNBP Panas Bumi Capai Rp 2,45 T per Agustus 2026
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Wow! Umur Panas Bumi RI Sudah Capai 100 Tahun
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.57
Bahlil Minta Pengembangan Panas Bumi Dipercepat
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 17.43
Incar Posisi Nomor 1 Dunia, PGE Targetkan Kapasitas Panas Bumi 1,8 GW pada 2034
Berita terkait
88% Potensi Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan, Industri Dorong Percepatan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.12
Bahlil Pangkas Aturan dan Siapkan Insentif Buat Kebut Panas Bumi
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.55
Panas Bumi Indonesia Genap 100 Tahun, Uap Kamojang Masih Mengalir
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.18
100 Tahun Uap Panas Bumi Masih Mengalir, Bisa Jadi Saingan Batu Bara
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.00