Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Geothermal RI Terbesar di Dunia, tapi Implementasi di Bawah AS

Indonesia menjadi negara dengan sumber daya panas bumi terbesar di dunia, mencapai 23.202,77 MW, namun hanya 2.776,39 MW yang terpasang atau sekitar 11,6% dari total potensi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa meski Indonesia nomor satu dalam sumber daya, implementasinya masih kalah dari Amerika Serikat. Pemerintah menempatkan pengembangan panas bumi sebagai strategi untuk memperkuat kedaulatan energi dan mengurangi ketergantungan pada energi impor. Presiden Prabowo Subianto juga mendorong terobosan di sektor energi alternatif di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga energi global.

Untuk mempercepat pengembangan, pemerintah sedang mengevaluasi regulasi yang dianggap menjadi kendala, termasuk memangkas sejumlah tahapan perizinan. Kolaborasi antara pengusaha dan regulator dianggap penting untuk percepatan implementasi. Namun, keekonomian proyek panas bumi masih di kisaran 9,5 sen AS per kWh, yang belum cukup menarik bagi pelaku usaha. Pemerintah menyiapkan insentif seperti insentif perpajangan dan merevisi PP Nomor 7 Tahun 2017 serta Perpres Nomor 112 Tahun 2022 untuk meningkatkan daya tarik investasi.

Pemerintah juga menyerahkan Izin Panas Bumi kepada PT PLN untuk WKP Gunung Ungaran dan PT Telaga Rano Geothermal untuk WKP Telaga Ranu. Selain itu, lima WKP dan tujuh Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi disiapkan untuk 2026. Bahlil menekankan pentingnya realisasi konsesi yang sudah diberikan agar tidak menjadi penghambat pengembangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait