Kementerian ESDM Catat PNBP Panas Bumi Capai Rp 2,45 T per Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mencatat penerimaan PNBP dari sektor panas bumi mencapai Rp 2,45 triliun hingga Agustus 2026. Direktur Jenderal EBTKE, Eniya Listiani, menyatakan kontribusi PNBP sangat signifikan dari energi baru terbarukan karena merupakan satu-satunya sektor yang menghasilkan PNBP. Target untuk tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp 2,6 triliun dengan aktivitas pengembangan dan pengeboran panas bumi yang terus berlanjut. Pemerintah berupaya mempercepat pengembangan panas bumi melalui penyederhanaan proses lelang wilayah kerja panas bumi, termasuk revisi PP Nomor 7/2017 untuk memungkinkan lelang dalam satu tahap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.15
Panas Bumi RI Sudah Berumur 100 Tahun, Begini Dampaknya Bagi Ekonomi
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.00
ESDM Ultimatum Proyek Panas Bumi Mangkrak, Izin Bisa Dicabut Jika Tak Bergerak
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 14.17
Pemerintah Percepat Lelang 14 Lokasi Panas Bumi, Tak Lagi Tunggu 10 Tahun
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.09
Geothermal RI Terbesar di Dunia, tapi Implementasi di Bawah AS
Berita terkait
ESDM Lelang Wilayah Panas Bumi Maluku Tengah, Potensi 47 Mega Watt
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.05
Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI, Jamin Energi Melimpah
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.10
Obral Potensi Listrik Hijau, Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 14.40
Demi Kejar PLTS 100 GW, Bahlil Bakal Pangkas Birokrasi Proses Tender
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.36