Bahlil Siap Pangkas Birokrasi demi Kejar PLTS 100 GWp
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan komitmen menyederhanakan proses perizinan untuk mempercepat pengembangan PLTS 100 GWp dalam tiga tahun ke depan. Program ini ditujukan untuk mencapai target yang selaras dengan visi net zero emission 2060. Potensi energi surya yang besar serta ketidakpastian geopolitik menjadi pendorong utama kebijakan ini. Bahlil menekankan bahwa perusahaan dengan teknologi PLTS dapat menjadi prioritas dalam proses tender agar tidak terlalu lama dan kompleks. "Kita pangkas birokrasinya. Kalau memang ekonomis, kita tunjuk dia saja," ujarnya. Program diluncurkan dengan 14 proyek awal di enam wilayah, dengan kapasitas sekitar 5,3 GWp. Tahun ini diproyeksikan mencapai 5,5 GWp, dengan rencana tender 25-30 GWp dalam perencangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.15
Ada Proyek PLTS 100 GW, Bahlil Bakal Revisi Rancangan Kelistrikan RI
Berita terkait
Bahlil Godok Revisi RUPTL PLN demi Jalankan Program PLTS 100 GWp
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 14.30
Megaproyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.140 T, Kurangi Emisi 140 Juta Ton CO2
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.37
Video: Ambisi 100 GWp PLTS, Jalan RI Keluar Dari 'Candu' Batu Bara
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.19
ESDM Sebut PLTS 100 GWp Berpotensi Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.31