Rupiah Anjlok ke Rp17.611 per Dolar AS Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp17.611 per dolar AS pada perdagangan Jumat (11/9/2026), turun 64 poin dari level sebelumnya Rp17.547. Penurunan ini dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia yang melampaui 100 dolar AS per barel, yang meningkatkan permintaan dolar AS karena posisi Indonesia sebagai importir neto minyak.
Kenaikan harga minyak ini memberikan tekanan berat pada APBN melalui pembengkakan subsidi dan kompensasi energi (BBM dan LPG), sehingga meningkatkan risiko defisit anggaran. Pemerintah menghadapi dilema antara menaikkan harga BBM yang berisiko memicu inflasi dan menurunkan daya beli, atau mempertahankan subsidi yang dapat membebani fiskal. Meskipun ada keuntungan dari kenaikan harga komoditas ekspor lain, pendapatan tersebut dinilai tidak cukup untuk menutup biaya impor minyak yang membengkak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 11.04
Rupiah Merosot ke 17.585 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 17.45
Rupiah Melemah ke 17.611 per Dolar AS, Tertekan Data Inflasi Amerika
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.22
Dolar AS Balik ke Level Rp 17.600
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.20
Rupiah Lesu ke Level Rp17.585 per Dolar AS Pagi Ini
Berita terkait
Awal Perdagangan, Rupiah Melemah ke Rp17.585 per Dolar AS
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 09.27
Rupiah Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Sorotan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.06
Harga Minyak Dunia Menyala, Seberapa Kuat Benteng APBN Menahan Beban?
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.50