Harga Minyak Dunia Naik, IMF Ungkap Dampaknya ke Negara Pengimpor Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540889/original/074569200_1774841000-6.jpg)
Harga minyak dunia meningkat, menimbulkan tekanan pada perekonomian negara pengimpor energi, kata IMF. Kenaikan harga dapat mempengaruhi neraca pembayaran dan posisi fiskal negara karena biaya impor energi menjadi lebih tinggi. IMF menilai India cukup tangguh menghadapi guncangan ini karena kondisi ekonomi yang relatif kuat, namun tetap memantau dampaknya. Secara global, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan sekitar 3 persen, namun ketidakpastian tetap tinggi akibat tekanan energi dan risiko lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.10
Bahlil Jamin Harga Pertalite-Solar Tak Naik Meski Minyak Tembus US$100
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.40
Harga Minyak Dunia Melonjak, ICP Agustus 2026 Naik Jadi US$89,43 per Barel
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.57
Harga Minyak RI Tembus US$ 89/Barel, Naik US$ 7,75 dalam Sebulan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 07.30
Harga Minyak Dunia Menguat, ICP Agustus Tembus US$89,43 per Barel
Berita terkait
Harga Minyak Mentah Indonesia Agustus 2026 Tembus US$ 89,43 per Barel
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 13.28
Trump Bilang Harga Minyak Baru Turun Setelah Pemilu Tengah Waktu AS
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.00
Harga Minyak Tembus US$110, Trump Umumkan Kapan Anjlok
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.02
Harga Minyak Naik 7% dalam Sepekan Imbas Perang AS-Iran
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 08.40