Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bank Dunia Ungkap Dampak Kecerdasan Buatan ke Pekerjaan di Asia Pasifik

Laporan Pembaruan Ekonomi Bank Dunia menyatakan AI belum menghilangkan banyak pekerjaan di Asia Timur dan Pasifik, namun mengubah pola keterampilan yang dibutuhkan. Perusahaan kini lebih mengutamakan pekerja dengan kemampuan AI, analitis, dan sosial. Hanya 13% pekerjaan di kawasan masuk kategori yang membutuhkan pemikiran kompleks, jauh di bawah 39% negara maju. Carlos Felipe Jaramillo, Wakil Presiden Bank Dunia, menekankan kawasan memiliki modal untuk manfaat AI berkat integrasi nilai global. Tantangan utama adalah mengubah keunggulan produksi barang AI menjadi adopsi luas teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan pekerjaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait