Bank Indonesia Borong SBN Rp236,7 Triliun hingga Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) telah membeli Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp236,7 triliun sepanjang 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga likuiditas dan mendukung pembiayaan sektor riil. Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa dari total pembelian tersebut, sebesar Rp90,8 triliun dilakukan melalui pasar sekunder. Pembelian ini juga mencakup transaksi sebesar Rp332 triliun pada tahun 2025. Kebijatan ini dijalankan bersamaan dengan pemberian insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) kepada perbankan, yang hingga Agustus 2026 mencapai Rp446,5 triliun. BI menekankan komitmennya untuk terus menjaga kecukupan likuiditas guna mendukung aktivitas ekonomi riil di tengah dinamika makroekonomi yang dinamis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.15
Jurus BI Jaga Rupiah: Pantau Pembelian Dolar AS oleh Bank dan Korporasi
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.05
Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 14.10
Gubernur Terpilih BI Destry Damayanti Tegaskan Stabilitas Ekonomi Jadi Prioritas
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 13.03
Destry: Stabilitas tetap prioritas BI di tengah ketidakpastian global
Berita terkait
Calon Gubernur BI Ungkap Kontribusi Bank Indonesia terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.00
Ekonom: BI mulai arahkan stabilitas ke pertumbuhan yang berkelanjutan
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 19.07
Bebaskan Sektor Riil dari Tekanan Merawat Independensi Bank Central
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.23
BI Tak Mau Lagi Bank "Tumpuk" Obligasi, Destry Mau Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.55