Ekonom: BI mulai arahkan stabilitas ke pertumbuhan yang berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026 mulai beralih fokus dari stabilitas rupiah ke pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Menurut Fakhrul Fulvian, kepala ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, fase stabilisasi BI sejak Mei hingga Juli 2026 telah berhasil memulihkan kredibilitas kebijakan, menjaga stabilitas rupiah, memperkuat neraca eksternal, dan menarik kembali aliran modal asing. Namun, BI kini menilai stabilitas tersebut sudah cukup dan siap untuk ditransformasikan menjadi likuiditas yang lebih sehat, kredit yang efektif, dan investasi yang meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.48
Prospek Ekonomi Global Lemah, Pertumbuhan Diproyeksi hanya 3 Persen
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
Bank Indonesia Tahan BI Rate 5,75 Persen demi Bendung Gejolak Global
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.45
Pengamat : BI Rate di Level 5,75% Bukan Kejutan bagi Pasar
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.45
BI Prediksi Suku Bunga the Fed Naik
Berita terkait
BI masih kedepankan stabilitas seiring tekanan global belum mereda
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 17.25
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga di 5,75%, Ini Alasannya
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.01
BI: Prospek ekonomi global masih lemah, ketidakpastian tetap tinggi
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 14.40
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah-Dorong Ekonomi
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.29