Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga, Ini Dampaknya ke Bitcoin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75% berdasarkan rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Juli 2026. Keputusan ini merupakan yang kelima diambil secara beruntun dalam lima bulan terakhir, dengan pemungutan suara terbelah dua kubu 9/3, mencerminkan perbedaan pandangan internal The Fed. Pasar mencatat respons terbatas terhadap pengumuman FOMC, karena sesuai ekspektasi pasar. Indodax menilai dampak terhadap pergerakan Bitcoin terbatas, meskipun pelaku pasar tetap memantau perkembangan data ekonomi untuk acuan arah kebijakan moneter berikutnya. Aloysia Dian, Chief Marketing Officer Indodax, menjelaskan bahwa kebijakan suku bunga The Fed memengaruhi pasar keuangan global, berdampak pada likuiditas, biaya pendanaan, dan preferensi investor terhadap aset berisiko. Ia menyarankan investor disiplin menjalankan strategi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) dan melakukan Do Your Own Research (DYOR) untuk keputusan investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 15.33
The Fed Kembali Tahan Suku Bunga, Harga Bitcoin Masih Bertahan
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 13.56
The Fed Tahan Suku Bunga Kelima Kalinya, Bitcoin Cenderung Stabil
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 07.15
The Fed Tahan Suku Bunga, Tapi Bukan Keputusan Bulat
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 07.33
Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS
Berita terkait
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Menguat ke USD76.000
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 21.15
Indodax Soroti Respons Bitcoin di Tengah Kebijakan Ketat
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 03.21
The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Bitcoin Terangkat, Kenapa?
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.34
Harga Bitcoin Naik Jadi 1,35 Miliar Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.38