The Fed Tahan Suku Bunga, Tapi Bukan Keputusan Bulat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310803/original/066467200_1785370280-AP26210732326152.jpg)
Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5% hingga 3,75% dalam pertemuan terbaru dengan perbandingan suara 9 berbanding 3. Tiga pejabat The Fed, yaitu Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan, menolak keputusan tersebut dan memilih kenaikan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase karena inflasi yang masih berada di atas target 2% selama lebih dari lima tahun.
Ini menjadi pertama kalinya sejak September 2016 terdapat tiga pembuat kebijakan yang berbeda pendapat secara terbuka. Ketua The Fed, Kevin Warsh, tidak memberikan petunjuk jelas mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya, meskipun pasar secara luas memperkirakan suku bunga tetap. Perbedaan suara ini mencerminkan sentuhan hawkish yang meningkat di dalam komite, didorong oleh kekhawatiran terhadap inflasi yang dipengaruhi oleh konflik di Timur Tengah dan tarif yang dikenakan Presiden Donald Trump.
Proyeksi dari Juni lalu memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga akhir 2026. Pejabat The Fed terpecah, dengan sebagian menilai kebijakan saat ini sudah tepat untuk membawa inflasi kembali ke target, sementara yang lain mendesak suku bunga lebih tinggi. Warsh menekankan perubahan cara bank sentral berkomunikasi dan mengurangi forward guidance.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.11
Pjs Gubernur BI Destry: Dunia Akan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 08.01
The Fed Tahan Suku Bunga di 3,6%, Tiga Anggota Terpecah Dorong Kenaikan
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 07.30
5 Poin Penting The Fed Meeting: Suku Bunga Ditahan, Pasar Was-Was
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 23.11
Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga, Ini Dampaknya ke Bitcoin
Berita terkait
The Fed Bersiap Putuskan Suku Bunga, Bakal Ditahan atau Naik?
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 21.50
Rupiah menguat seiring data PPI AS lebih rendah dari perkiraan
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 09.26
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09
Harga Emas Hari Ini Mendekati Level Tertinggi dalam 7 Minggu
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.50