Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

The Fed Tahan Suku Bunga, Tapi Bukan Keputusan Bulat

Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5% hingga 3,75% dalam pertemuan terbaru dengan perbandingan suara 9 berbanding 3. Tiga pejabat The Fed, yaitu Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan, menolak keputusan tersebut dan memilih kenaikan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase karena inflasi yang masih berada di atas target 2% selama lebih dari lima tahun.

Ini menjadi pertama kalinya sejak September 2016 terdapat tiga pembuat kebijakan yang berbeda pendapat secara terbuka. Ketua The Fed, Kevin Warsh, tidak memberikan petunjuk jelas mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya, meskipun pasar secara luas memperkirakan suku bunga tetap. Perbedaan suara ini mencerminkan sentuhan hawkish yang meningkat di dalam komite, didorong oleh kekhawatiran terhadap inflasi yang dipengaruhi oleh konflik di Timur Tengah dan tarif yang dikenakan Presiden Donald Trump.

Proyeksi dari Juni lalu memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga akhir 2026. Pejabat The Fed terpecah, dengan sebagian menilai kebijakan saat ini sudah tepat untuk membawa inflasi kembali ke target, sementara yang lain mendesak suku bunga lebih tinggi. Warsh menekankan perubahan cara bank sentral berkomunikasi dan mengurangi forward guidance.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait