Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Banyak Isu Negatif Soal Pindar, DPR: Masyarakat Harus Dicerahkan

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa Industri Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau Pindar memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia, dengan penetrasi ke pasar UMKM yang mencapai 33%. Meski demikian, persepsi negatif masyarakat terhadap Pindar masih tinggi, sebagian besar disebabkan oleh perilaku konsumen yang tidak memenuhi kewajibannya. Untuk mengatasi hal ini, Misbakhun menekankan pentingnya dukungan pemerintah melalui regulasi yang mendukung dan program edukasi agar industri Pindar dapat berkembang secara bertanggung jawab. Dalam acara Fintech Lending Days (FLD) 2026, ia juga menyampaikan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki peran krusial dalam menyeimbangkan perlindungan konsumen dan dukungan terhadap pertumbuhan industri agar berkontribusi optimal bagi perekonomi nasional. Kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan industri diperlukan agar isu-isu negatif dapat diminimalisir dan manfaat Pindar dapat dimaksimalkan bagi seluruh pihak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait